Ketahui! Beberapa Jenis Lisensi yang ada Pada Perangkat Lunak di Komputer

Advertisement
Ketahui! Beberapa Jenis Lisensi yang ada Pada Perangkat Lunak di Komputer

Perangkat Lunak atau yang biasa disebut dengan Software komputer telah diakui sebagai salah satu asset perusahaan yang bernilai. Di Indonesia sendiri secara khusus, software atau perangkat lunak telah dianggap seperti benda-benda berwujud lainnya yang memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu pemilik software atau perangkat lunak berhak untuk memberi ijin atau tidak memberi ijin orang lain untuk menggunakan softwarenya tersebut.

Mungkin dari kamu pernah melihat atau pernah mencoba sebuah perangkat lunak maupun software di komputer maupun smartphone yang selalu diberikan label “berbayar” dan juga dibagikan secara “Gratis”. Kalau kamu pernah melihat label seperti itu, maka hal tersebut merupakan sebuah lisensi pada sebuah software dan perangkat lunak. Sebagian orang masih belum begitu paham dengan apa itu lisensi software .Maka dari itu, mari kita berkenalan dulu dengan jenis-jenis lisensi perangkat lunak di komputer ini.

Lisensi software atau perangkat lunak merupakan hak cipta dari pemilik (perusahaan) atau pembuat software yang nantinya bisa digunakan oleh orang lain atau juga pihak-pihak yang sangat membutuhkan software ini. Pada dasarnya, software maupun aplikasi yang beredar pada saat ini sama nilai, sama berharganya dengan benda-benda yang bernilai tinggi lainnya. Terdapat beberapa macam sistem operasi open source yang dapat digunakan untuk para penggunanya.

Berikut adalah Jenis - Jenis Lisensi Software atau Perangkat Lunak :

1. Lisensi Commercial
Lisensi commercial ini dibuat untuk semua software yang mempunyai tujuannya untuk komersial alias jualan. Maka dari itu, untuk dapat menggunakan software atau perangkat lunak yang memiliki lisensi commercial, dia harus membelinya atau bisa juga dengan mendapatkan izin dari sang pemilik hak cipta software atau aplikasi tersebut untuk memakainya. Contoh yang paling mudah adalah untuk software lisensi commercial ini di antaranya adalah Sistem Operasi Windows yang dibuat oleh Microsoft.

2. Lisensi Trial
Berikutnya adalah Lisensi Trial. Tentunya dari sebagian dari kalian sudah tahu apa itu Trial? Maksud dari Trial ini adalah versi demo (coba) atau bisa disebut dengan versi uji coba dari software dan perangkat lunak. Jadi pada perangkat lunak atau aplikasi yang menggunakan lisensi trial ini, calon pembeli ataupun pengguna akan mendapatkan software yang masih dalam bentuk demo (uji coba). Tujuan dengan adanya dibuatkan versi demo ini agar para pengguna dapat merasakan terlebih dahulu pelayanan yang ada pada software atau aplikasi tersebut. Tetapi, biasanya versi trial ini diberikan atau dibataskan dengan beberapa waktu untuk mencobanya sebelum membeli.


3. Lisensi Non-Commercial
Jika ada software yang ditujukan untuk mencari keuntungan, maka kebalikannya ada juga beberapa software yang dibuat tidak hanya untuk semata - mata mencari keuntungan. Sebab, pada dasarnya, software atau perangkat lunak ini dibuat sebagai bentuk pelayanan untuk publik dan masyarakat. Contohnya saja sperti, software atau perangkat lunak yang digunakan untuk rumah sakit, sekolah, yayasan, dan masih banyak lagi. Biasanya software yang menggunakan lisensi non commercial ini dibagikan secara gratis yang artinya tidak dipungut biaya apapun.

4. Lisensi Shareware
Lisensi shareware ini memberikan kebebasan untuk pengguna dalam menggunakan, menyebarluaskan, dan menggandakan software atau aplikasi yang dipakainya. Yang lebih hebatnya lagi, pengguna pun tidak harus memiliki izin dari sang pemilik atau pembuat hak cipta software atau perangkat lunak. Fitur pada software atau perangkat lunak yang menggunakan lisensi shareware ini dapat digunakan yang sangat cukup lengkap.

Meskipun begitu, Software yang menggunakan dan memakai lisensi shareware ini memiliki fitur yang lebih lengkap jika sang pengguna membeli software atau apikasi tersebut. Namun ini berbeda dengan trial. Pada lisensi trial, pengguna sama sekali tidak bisa menggunakan fitur pada aplikasi jika tidak membayar. Sedangkan pada lisensi shareware, aplikasi dan software dibagi menjadi dua yaitu versi gratis dan versi berbayar. Contoh software atau perangkat lunak yang menggunakan lisensi ini yaitu adalah aplikasi Winrar dan Microsoft Office.

5. Lisensi Freeware
Nah, software dan perangkat lunak yang dapat digunakan secara penuh fitur-fiturnya dan juga lengkap bisa ditemukan pada software dan perangkat lunak yang berlisensi freeware. Perbedaan yang jelas antara shareware dan freeware adalah yaitu pada fitur dan hak yang diberikan. Meskipun keduanya sama-sama gratis, software dan aplikasi yang menggunakan lisensi freeware ini benar-benar gratis dengan fitur yang sangat lengkap.

6. Lisensi Open Source
Untuk lisensi yang satu ini tentunya sudah tidak asing buat kamu yang sudah sering berkecimpung di dunia teknologi dan informasi. Lisensi open source berarti perangkat lunak atau software tersebut dapat digunakan, dikembangkan, diubah dan disebarkan secara gratis dan  mudah didapatkan dari berbagai sumber-sumber yang ada di internet. Tentunya hal ini tidak perlu melalui persetujuan dari sang pembuat atau pemilik hak cipta dari software dan perangkat lunak tersebut.

Sebab, tujuan dari software dan aplikasi yang berlisensi open source memang ditujukan untuk publik dan mastarakat.  Contoh yang paling mudah pada software dan perangkat lunak yang menggunakan lisensi ini adalah Ubuntu, Linux, dan Notepad ++.

Itulah beberapa jenis jenis lisensi perangkat lunak di komputer yang saat ini beredar luas. Dengan mengetahui lisensi yang digunakan pada software, diharapkan kamu jangan menggunakan lagi software yang berasal dari bajakan atau crack-an. Sebab itu, bahaya menggunakan software bajakan salah satunya adalah dapat merusak komponen yang ada di dalam komputer kalian. Oleh sebab, itu marilah kita gunakan software sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu kita juga harus memberikan rasa belas kasihan kepada sang pemilik software dan perangkat lunak yang telah bersusah payah menciptakan aplikasi tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat buat semua.